Gejala penyempitan pembuluh darah jantung atau arterosklerosis hampir menyerupai gejala yang ditunjukkan oleh penderita jantung koroner, di antaranya:
Nyeri di bagian dada sebelah kiri
Sering merasakan sakit kepala
Detak jantung cenderung tidak teratur
Napas terengah-engah atau mengalami sesak nafas
Nafsu makan mengalami penurunan, sering merasakan mual
Tubuh berkeringat meskipun tidak sedang melakukan aktivitas apapun
Tubuh cepat lelah meskipun tidak melakukan aktivitas berat
Pada wanita sering merasakan sakit pada tangan kanan dan lengan kiri
Pada pria rasa sakit sering terjadi di lengan kiri
Rasa sakit bisa menjalar di bagian tubuh lainnya, seperti bahu, punggung, leher, dan siku
Terjadi pembengkakan pada kaki dan perut
Determination Penyempitan Pembuluh Darah Jantung
Pemeriksaan dan juga determination penyempitan pembuluh darah jantung biasanya akan dilakukan dengan beberapa metode berikut:
Pemeriksaan ekokardiogram: berguna untuk mengetahui struktur, ketebalan, dan juga denyut jantung sehingga bisa diketahui apakah pembuluh darah jantung berada dalam kondisi ordinary atau tidak.
Pemeriksaan enzim jantung: berguna untuk melihat ada tidaknya kerusakan pada otot jantung dan juga pembuluh darah jantung.
Kateterisasi jantung: berguna untuk memeriksa keberadaan serta tingkat keparahan penyempitan pembuluh darah jantung serta memeriksa tekanan di dalam bilik jantung.
CT check dan MRI: keduanya berguna untuk mengevaluasi kondisi jantung.
Comments
Post a Comment